SELAMATKAN ANAK DIDIK DARI WABAH CORONA, SD, SMP, SMA/SMK SE-PAPUA DILIBURKAN 14 HARI!

Kepala-Dinas-Pendidikan-Perpustakaan-dan-Arsip-Daerah-Provinsi-Papua-Christian-Sohilait-ST-M.Si_.-Richard-LPC
Kepala-Dinas-Pendidikan-Perpustakaan-dan-Arsip-Daerah-Provinsi-Papua-Christian-Sohilait-ST-M.Si. Richard (LPC)

JAYAPURA, PNIELnews (16/03) –– Selamatkan anak didik dari wabah virus corona, Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait ST, M.Si, mengintruksikan melalui surat intruksinya Nomor : 423.7/520.PPAD/III/20 tentang “Dampak Pendemi ‘Covid-19’ Terhadap Pelaksanaan Ujian Nasional dan Libur Sementara.

“Untuk mencegah penularan virus corona di wilayah Provinsi Papua, maka kami meliburkan anak didik atau siswa/siswi kami ditingkat  SMA/SMK di seluruh wilayah Provinsi Papua. Dan menunda pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SD, SMP, SMA, Paket A, B dan C,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait ST, kepada PNIELnews.Com, Senin (16/03/2020) petang, di Jayapura, Papua.     

Sebut, Christian Sohilait,  sementara terkait dengan Ujian Nasional (UN)  untuk tingkat SMK tetap dilaksanakan dari 16 hingga 19 Maret 2020, dan telah berjalan sesuai penjadwalannya.   

“Terkait dengan UN SMK yang sedang berjalan, pihak sekolah agar berkomukasi dan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat, sehingga ada monitoring dari Dinas Kesehatan untuk mendeteksi secara dini penularan virus corona, selama jalannya UN SMK itu,” ujar Christian Sohilait.  

Christian mengingatkan, kepada dewan guru untuk melakukan pendampingan dan pengawasan kepada peserta ujian, guna mewajibkan mereka untuk mencuci tangan mengunakan sabun,  mencuci tangan mengunakan antiseptik. Dan peserta menggunakan masker apabila batuk, flu dan pilek, serta membersihkan semua perangkat ujian seperti keybord, LCD,  dan perlengkapan lainnya,” pesan Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua itu.  

Ditanya soal bagaimana status UN tingkat SMA, SD, SMP serta program paket  A, B dan C?,  ia menuturkan, untuk UN tingkat SMA, SD, SMP serta program paket  A, B dan C.  Sementara ditunda pelaksanaannya, dan Dinas Pendidikan akan berkordinasi dengan BSNP selaku penyelenggaranya. Sambil memantau dan melihat kondisi dari perkembangan virus corona ini.  

“Maka saya tegaskan bahwa mulai, hari Selasa 17 Maret hingga Selasa 31 Maret 2020.  Aktivitas belajar mengajar di seluruh jenjang pendidikan, lembaga pendidikan dan kursus-kursus. Untuk sementara diliburkan dan ditutup. Dan tidak menghadiri kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.  Selanjutnya aktivitas belajar dapat dilakukan secara mandiri di rumah anak didik masing-masing,” tegas Christian Sohilait. 

Sembari mengingatkan dan menegaskan lagi, Christian berpesan, selama liburan anak didik (siswa/siswi) tidak mengunjungi tempat-tempat umum seperti Mall, Bioskop, tempat wisata, dan lainnya yang menjadi pusat-pusat hiburan dan keramian.

Bagi anak didik (siswa/siswi) yang bukan peserta ujian agar belajar dirumah masing-masing  hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Proses pembelajaran dirumah dapat dilihat di portal rumah belajar yakni, belajar.menedikbud.go.id, ruang guru dan Indihomestudy.

“Kita berharap dapat mencegah penyebaran virus ini dan mari kita jaga kesehatan kita dan tentunya jangan panik serta ikuti arahan dari pemerintah,”Pungkasnya.

(Richard/PNIELnews)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.